Dermaga Sabang Tambua Maros

08:07 0
         Dermaga yang letaknya tidak jauh dari kota maros sungguh melegakan mata apabila sampai ditempat ini. letaknya yang berada pada bagian utara kota Maros ini katanya akan jadi persinggahan kapal dari berbagai pulau kecil dan pulau sekitar. sekitar kurang lebih 30 menit dari jantung kota maros. Kita menikmati perjalanan dengan suguhan pemandangan empang sesekali diselingi sawah dan diujung jalan untuk menggapai dermaga ini terdapat empang yang berjejer rapi yang berdampingan dengan perumahan warga setempat.

Menyaksikan matahari tenggelam  (Pic:Syukur)
         Letaknya yang mengarah kearah barat ini memberikan suguhan menarik untuk menikmati senja dengan sunset yang menyilaukan mata. Tempat ini ramai dengan para pemuda maupun dari golongan yang lebih tua karena letaknya yang jauh dari kota Maros.Untuk menggapai ujung dermaga ini, dari bibir pantai kita bisa mengendarai sepeda motor maupun dengan mengandarai mobil. Tapi lebih seru apabila berjalan sambil menyaksikan loncatan pendek ikan ikan kecil disekitar dermaga. Karena letaknya yang lumayan dalam ketengah laut kita seolah menikmati suasaana diatas kapal karena selain bisa menyaksikan sunset kita juga bisa menyaksikan pemandangan pohon bakau yang menghijau menghiasi pantai utara kota Maros ini.

         Pada bagian utara kita juga bisa menikmati gemerlap lampu pada malam hari serta aktifitas salah satu perusahaan besar di sulawesi selatan yaitu pabrik Tonasa. serta perahu nelayan yang lalu lalang tengah mencari nafkah untuk keluarganya. Lampu jalan pun berfungsi dengan baik sebagai penerangan di malam hari di dermaga ini, jadi anda seolah menikmati sensasi pantai losari di kota Maros.  Hembusan angin yang sepoi sepoi juga menambah kehangatan anda apabila bersama orang yang dikasihi, tapi ingat ada tuhan yang selalu mengawasi jadi jangan suka mengarahkan ke arah yang negatif untuk suatu keadaan.

Pancing di dermaga 11 April 2014
         Banyak warga yang memanfaatkan adanya dermaga ini dengan memancing, dan ikannya pun lumayan besar untuk disantap. Dibagian bibir pantai terdapat sebuah jembatan kayu yang konon katanya ini adalah dermaga kecil sebelum dermaga beton ini dibangun. serta pada bagian kiri terdapat rumah yang entah mungkin dijadikan sebagai villa.



         Untuk biaya masuk ke dermaga ini, tenang saja karena tidak dipungut biaya apapun, selain apabila anak anak pada masyarakat sekitar terkadang memberikan karcis untuk satu motor Rp. 2000. tapi itu sudah sangat murah untuk menikmati pemandangan seperti in. 


Pemandangan ke sudut Barat



Panjang dermaga yang jauh dari bibir pantai

Wisata ke pulau Balang Lompo

08:25 0

Pantai dengan pasir putihnya.
Minggu 15 juni 2014, dua minggu sebelum minggu ceria menghadapi ramadhan 1435 Hijriah saya bersama teman berkunjung ke Pulau yang dekat dari ujung barat Kabupaten Maros, yaitu pulau Balang Lompo. Selain liburan salah satu tujuan kami yaitu melihat teman yang sedang ingin bertanding bola menghadapi pemuda lokal dari pulau ini, berhubung sedang piala dunia.

Puisi - Aku Merasa

Puisi - Aku Merasa

07:31 0
Ditengah hari dengan kilauan matahari
Aku terdiam...
Menatap lantai dengan wajah tertunduk lesu'
Berkobar dalam diri mengapa mereka hebat?
Mengapa saya tidak ditakdirkan seperti mereka?
Mengapa saya tidak bisa sehebat mereka?
Mengapa saya tak bisa berkata yang bermanfaat seperti mereka?
Mengapa mengapa dan mengapa
Hanya pertanyaan itu yang membuat aku merasa lemah

Apakah ada yang salah pada diri ini
Dosa apakah yang telah saya lakukan
Sehingga hidup ini tak semudah mengepal tangan

Tapi seketika terbersit kicauan dalam hati kecil
Engkau tak sehebat mereka
Begitupun mereka tak sehebat dirimu
Dengan Keunggulan hidup masing masing
Kita akan saling melengkapi
Bukan Hidup untuk saling menghina kekurangan
Tapi hidup untuk selalu memanfaatkan kelebihan
:)

Gadis Elekton

20:48 0

Dengan merdu Ina menyikan lagu kopi dangdut diatas sebuah panggung berukuran kecil kira kira 3 x 5 meter dengan goyangan dangdut yang khas di daerah Maros. Semua yang mendengar suara elekton pada malam itu seakan terhipnotis untuk ikut bergoyang.  Seorang pemuda berambut tebal tiba tiba naik ke elekton dan menyawer pada gadis yang sedang menyanyi yang biasa dijuluki dengan “Biduan”. Tak lama kemudian pemuda lain ikut naik dan menari melenggak lenggok diatas panggung bersama gadis itu. Pria dengan rambut tebal  itu terus berada diatas panggung sampai pertunjukan malam itu usai.
Dimarahi Itu Wajar

Dimarahi Itu Wajar

17:46 0

Baru nyelonong masuk pintu rumah  secara diam diam. Tiba tiba saya dikagetkan dengan wajah ayah dan ibu didepan pintu. Sepertinya mereka dengan perasaan masing masing menyimpan makanan (kue) dibelakang tangannya. Ternyata lah bukan makanan yang saya dapatkan tapi semprotan marah yang mereka berikan kepada saya apabila saya pulang larut malam seperti ini.
“kamu itu kerja jangan keluyuran begitu saja. Ingat tanggung jawab kamu. Ingat siapa yang selau berusaha membuat kamu seperti ini. Bla bla blaaa.....”
Walaupun dengan segudang kekecewaan mereka kepada saya. Saya masih sangat bersyukur karena masih ada kedua orangtua saya yang memperdulikan saya. Saya berpikir banyak anak muda seperti saya yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tua.

Masih ada mereka yang selalu memperhatikan kapan saya pulang. Menelpon saya apabila telat pulang,  tanpa kabar . dan memperdulikan masa depan saya.

Masih ada mereka yang selalu mengajarkan pengalaman hidup dan memberi pandangan dari pengalaman hidup kakak kakak saya.

Saya memaklumi usia yang seperti ini memang butuh perhatian dan pengarahan agar bisa membentuk pribadi yang lebih baik dan sekalu berfikir positif. Karena untuk membentuk pribadi kita sebagai manusia biasa pasti melakukan kesalahan, hal tersebut tak bisa dipungkiri. Karena kesalahan adalah hal yang manusiawi. 

Kita harus mendengar semua ocehan dari orang tua. Dan kita tak boleh cuek terhadap mereka karena apabila kita cuek apabila mereka sedang beroceh maka mereka akan menganggap kita tidak menghormatinya sebagai orang tua, kita harusnya menerima dan jadi pendengar yang baik. Cukup dengar tangkap apabila bisa sesuai dengan kepribadian dan keyakinan anda. Dan Smile aja dalam hati. Tak usah ditamppakan pada situasi yang tidak memungkinkan karena hanya akan memberikan kesan melawan. Dan ingat jangan sampai kita dendam terhadap orang tua yang bersusah payah membiayai kita.

Karena orang yang menggurui itu tidak akan asal asalan selain mereka pernah mengalami dan melihat. Orang tua sebagai orang yang lebih tua dibanding kita telah melalui banyak perubahan fase kehidupan maka dari itu mereka menyimpulkan hal hal yang terjadi dalam hidup mereka dan memcoba memberi sedikit pengalaman dan ilmu kepada kita.

Like this ya