Jarang Shalat Ashar dikantor !!!

07:35 0
Mengerjakan sholat ashar adalah mungkin yang terberat bagi saya, meskipun sebagian besar banyak orang yang mengatakan bahwa sholat subuh merupakan tantangan yang paling berat, berbeda dengan saya, waktu subuh mungkin bisa teratasi dengan baik, tapi masyaAllah waktu ashar sangat kuat pengaruhnya untuk tidak melaksanakan.

Dimana sholat pada waktu ini bertolak belakang dengan pekerjaan yang dilakukan, karena pada waktu ashar adalah waktu tersibuk dalam jam kerja saya.

Puisi - Risalah Cintamu

Puisi - Risalah Cintamu

03:22 0
Risalah cintamu
Oleh : Muhammad Syukur

Risih yang terbersit dalam hati
Kala mengingat kelam masa lalu yang selama ini menghantui
Gadis cinta monyetku yang pertama kalinya mengukir perasan galau,
Menyisahkan gundah, melonglongkan rasa kalut
Yang Selama hidup ini baru pertama kali terasa, dan seakan mengikis hati ini.

Teringat malam dimana rintihan hujan membasuh hati ini
Hingga menusuk seluruh relung hati yang paling dalam.
Merasa tersakiti ? siapa orang yang merasa tersakiti itu ?
Apakah orang itu adalah aku, sang mantan atau sahabat yang menjadi mantan dari mantanku?
Ah, Itu semua hanyalah lontaran khayalan yang kadang datang lalu pergi lagi.

Ku hanya orang biasa yang tak punya spekulasi kata kata yang tinggi
Dan tak mampu beretorika untuk meyakinkanmu.
Walau kadang orang menyebut cinta kita cinta monyet
Tapi engkau datang sekejap
Bagai peri yang mampu membuat semua monyet suka dengan pelangi.
Membuanya mampu menghisap kumbang
Dan melupakan kelamnya musim hujan,
Hingga kisah baru terukir kembali.
Bantimurung, 04 Januari 2015


Harap Di Akhir Tahun

Harap Di Akhir Tahun

05:08 1
Tutup buku di akhir tahun
Kembali menengok kisah di tahun ini
Cinta, persahabatan, perpisahan
Pekerjaan, pelajaran, Ketahanan
Jatuh bangun, bahagia, tangis dan semua goresan tinta

Torehan Semangat dari ayah ibu,
Melengkapi hari yang penuh arti,
demi bekal selama hidup,
 
Berharap Selalu dapatkan yang terbaik.
Dipenuhi dengan hari yang berkah.
Dihiasi dengan kasih yang hangat.
Serta Dirangkul oleh orang orang kesayangan.

 
Kisah Rantauan Patahuddin

Kisah Rantauan Patahuddin

04:56 0

Kisah Pata ^^

Merantau sudah menjadi hal yang biasa  baginya. Hidup mandiri tanpa manjaan dari orang tua merupakan hal yang membuatnya kuat sampai hari ini.
Kali ini Pata akan merantau ke salah satu kota yang cukup terkenal di Indonesia, Jayapura (Timika). Kota yang berpenduduk mayoritas kaum negro atau biasa dijuluki meno’ meno’. Setelah sekitar sebulan yang lalu baru kembali dari Bau bau. Rencana ingin pulang lebaran
Puisi - Indahmu Dulu

Puisi - Indahmu Dulu

07:24 0
Gertakan senjata dari kompeni baru itu mengingatkan,
Seringainya mengaum keras menghantam segala apa yang disisinya.
Menghujani demonstran dengan hujan buatan.

Dulu gemuruh peluru yang terdengar
Tapi kini gemuruh kendaraan yang semakin padat.
Dulu sejuknya udara yang selalu menemani langkah ini
Tapi kini pengapnya asap hitam yang menghantui
Merasuk ke paru paru, merusak rongga dada.

Seakan kumengingatmu lagi,
Karena dulu keindahanmu tiada batas
Melengkapi kehidupan insan yang khayalnya tak berbatas.

Menyaksikan ombak yang menari riang,
Memperhatikan bayangmu yang sungguh elok diterpa senja
Tapi sayang....
Itu hanya indahmu dulu
Mustahil untuk dapat kami rasakan kembali

       Syukur, 19 September 2014



Puisi - Aku Ingin

Puisi - Aku Ingin

06:45 3
Hembusan angin di malam ini
Memberi nestapa bagi sang khalifah
Berjalan di tengah keringnya tanah ini
Terbang melawan arus angin yang gersang

Angin ingin menjadi berarti
Tidak dengan bayangan bayangan kekuranganku yang semakin membuatku terpuruk
Aku ingin lebih bernilai, tidak dengan kebodohan si buaya melawan si kancil
Aku ingin lebih berguna, bagai malaikat yang membagikan kedamaian kepada setiap orang yang membutuhkan.

Sejujurnya keinginanku....
Adalah untuk selalu menjadi malaikat yang selalu menyejukkan tanah yang kering itu
Aku ingin menjadi madu yang bisa menyegarkan angin yang gersang itu,
Untuk dirimu yang selalu menantiku.



Syukur, 14 September 2014 (for Irma)

Musim Kemarau Berdampak Kekeringan

07:52 1
Musim Hujan telah berlalu, Mengiaskan musim kemarau yang begitu kering, petani yang sedang menggarap sawahnya mengalami kekeringan panjang. Air sungai sudah tidak memungkinkan lagi untuk diisap pompa.
Kebiasaan para petani di desa saya adalah dengan memanfaatkan sungai sebagai sumber air untuk dialiri kesawah pada saat musim kemarau.

Diwilayah saya (Manjalling Alatengae) musim ini adalah musim yang sangat parah, karena para petani baru saja selesai menggarap sawah, hujan sudah tak kunjung turun. Akibatnya tanah yang padinya baru saja tumbuh akhirnya mengalami kekeringan bahkan sampai retak retak.

Meskipun hanya dengan memanfaatkan air yang ada disungai, dengan satu pompa besar milik salah seorang warga, bisa mengaliri beberapa petak sawah milik masyarakat setempat. meskipun dengan bayaran Rp. 20.000 per hekto are. dan bisa dibayar setelah selesai panen.
Biasanya masyarakat yang letak sawahnya jauh dari aliran / jalur pompa besar ini, mereka memanfaatkan pompa kecil yang kadang digunakan sebagai mesin penggiling padi (Sampakan). dan menghisap dari sawah yang ada airnya, atau dengan memanfaatkan sungai apabila dekat.
Jadwal pengalirannya pun berjarak cukup jauh dan hanya melihat keadaan sawah yang paling dekat dengan aliran pompa. Apabila sudah kering barulah pompa dengan merk kubota ini dimanfaatkan.

Salah satu penyebab keringnya sawah pada gambar tersebut adalah bendungan di wilayah Bantimurung ditutup, untuk diarahkan kejalur lain karena pasokan air sudah sangat sedikit maka pembagian alur air dari air terjun bantimurung dikurangi.

Salah satu upaya kepala desa dengan mengkomunikasikan kepada pihak PDAM wilayah Bantimurung untuk membagi air kemasyarakat yang ada di aliran sungai ini. karena hanya air ini sumber kehidupan banyak masyarakat. apalagi Maros sebagai salah satu penghasil padi yang besar di wilayah Sulawesi Selatan





Sawah dengan tanah kering

Like this ya