Hanya Ada Dua Pilihan, Jomblo atau Menikah

02:00

Jomblo atau Menikah

   
"Kasihan jomblo !!" 
Ungkapan itu sudah sangat sering terdengar di kalangan remaja dan pemuda/pemudi saat ini. Seolah status jomblo adalah bahan ejekan dan sebuah status yang kedengarannya sangat miris dan memprihatinkan. Adapun yang jomblo menganggap dirinya tidak laku, tidak ada yang membutuhkan dan tidak ada yang menarik dari dirinya, akhirnya putus asa dan tak tahu arah jalan pulang (bukan lirik lagu butiran debu). 
Sebenarnya mengekspresikan cinta dalam islam tidak mesti harus pacaran. Aktualisasi dari rasa cinta dalam islam hanya ada pada dua pilihan yaitu : Jomblo atau Menikah. Bagi teman teman yang ingin menjadi generasi muslim di era modern saat ini sangat disarankan untuk memilih dua jalan ini. Pasti akan ada banyak alasan dan penolakan mengapa harus memilih kedua alasan jomblo atau menikah ini. Berikut pandangan saya.

Mengapa harus jomblo ?
Jomblo seolah spesies langkah yang hampir punah, dan selalu tersingkirkan serta menjadi bahan bully di setiap sendi pergaulan anak muda saat ini. Padahal jomblo adalah suatu status yang sangat mulia. Karena dengan meyakini dan menjalani sifat itu, maka jomblo bisa dijadikan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih taat dan lebih luwes dalam bergaul. Jomblo bebas bergaul dengan siapa saja (asal sesuai syariat). Jomblo itu membuat hidup lebih nikmat dan lebih mudah dinikmati.  

Sebenarnya jomblo itu tidak ada salahnya, yang salah adalah orang orang yang mencemooh dan menghina si jomblo. kasihan kan. Cemohan dan hinaan datang silih berganti, bertubi-tubi bagai penjajah jepang yang menjajah nenek moyang kita dulu. siang malam tanpa henti tanpa hati nurani. Selain di lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat (baca : teman sepergaulan) juga mempermasalahkan status jomblo seseorang. Kembali ke sekolah / tempat kuliah, masih saja dihina dengan status jomblonya, yang lebih parah lagi di tempat kerja, seolah status bujang sudah punya tag khusus didahinya "BEBAS DIBULLY, KARENA MASIH JOMBLO ALIAS BUJANG" kan miris sekali. 

Cinta adalah naluri, yang murni dari Allah swt. sedangkan pacaran hanya dari hawa nafsu manusia. dan itu sama sekali  tidak boleh dipelihara oleh  remaja saat ini. Mengapa pacaran tidak baik bagi remaja ?.  karena itu akan merusak dirinya, masa depannya, konsentrasinya untuk beribadah dan berprestasi di usianya. Jomblo adalah status yang sangat disarankan untuk dipelihara oleh para remaja. Berbagai kasus negatif sudah banyak kita dengar hanya karena status berkedok "pacaran". 

Tidak perlu malu dengan status jomblo, malulah dihadapan Allah SWT yang maha melihat dan mengetahui perbuatanmu. Masa mudamu akan lebih berharga dengan menjaga diri dan menundukan hawa nafsu, jangan mau kalah sama godaan syetan. Ayo sama sama mengagalkan renacana syetan untuk menarik kita kedalam maksiat.  Jadilah pemuda yang membuat kagum pencipta, jangan jadi pemuda yang membuat kagum seorang wanita hanya untuk menggodanya, memanfaatkannya atas nama cinta dan pacaran lalu merusaknya. 

"Sesungguhnya Allah ta'ala benar-benar kagum terhadap seorang pemuda yang tidak memperturutkan hawa nafsunya" (HR. Ahmad)

adapun hadis lain yang menguntungkan buat para jomblo, berikut :

"Barang siapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, karena dengan berpuasa dapat menjadi penghalang (benteng) untuk melawan nafsu." (HR. Bukhari, Ibnu Majah dan Tirmidzi). 

Banyak hal positif yang lebih produktif yang bisa dilakukan oleh para jomblo tanpa harus mengharap pamrih dari  seseorang yang disebut "pacar". Lakukan saja hal hal dengan ikhlas, insya allah hanya Allah SWT yang berhak menilai. Dan hanya kepada Allah SWT kita harus takut, tunduk dan patuh. 

Mengapa harus menikah ?
 "Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu sekalian yang telah mampu, maka hendaklah menikah, karena sesungguhnya menikah itu dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan, dan barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, karena dengan berpuasa dapat menjadi penghalang (benteng) untuk melawan nafsu."  (HR. Bukhari, Ibnu Majah dan Tirmidzi). 

Seperti kata pertama dalam hadist diatas, "wahai para pemuda" menikah sebaiknya untuk para pemuda yang mapan dari segi kelayakan harta dan iman, belum berlaku bagi para remaja yang masih usia produktif untuk belajar dan mengejar mimpi serta cita citanya. Jika dirimu sudah mampu/mapan dalam segi harta dan iman serta kedewasaan maka sangat dianjurkan menikah. Karena dengan menikah banyak hal yang menguntungkan misalnya menjaga hawa nafsu dan melampiaskan kepada hal yang diridhoi Allah. Dengan menikah maka separuh agama telah terpenuhi. 

"Lebih baik sendiri dalam takwa dari pada berdua dalam dosa" Itu prinsip mantap buat teman teman yang masih memilih menjomblo, tapi yang sudah mantap untuk menikah mungkin lebih  baik semboyan itu di remake sedikit "Lebih baik berdua dalam membangun surga dan proses taat, dari  pada menjadi mayat yang hina karena tak mau menikah". 
"Seburuk buruk kalian adalah yang tidak menikah, dan sehina hina mayat kalian adalah yang tidak menikah" (HR. Bukhari)

Keistimewaan menikah sangat banyak, proses perhitungan pahalanya pun berlipat ganda dari pada si jomblo. Berpandangan (penuh nafsu) dengan yang bukan mahram membangun dosa. Sedangkan berpandangan dengan pasangan halal akan menambah pahala, begitupun dengan berjabat tangan, jika bergandengan dengan lawan jenis yang bukan mahram maka akan menambah pundi pundi dosa, sedangkan dengan  pasangan halal akan mengugurkan dosa. Nah pilih mana, pacaran atau menikah ?. 

Sangat jelas pacaran tidak ada artinya buat kita sebagai remaja/pemuda islam. Itu hanya budaya barat yang mereka upayakan menjadi  trend  untuk mengalihkan dunia para generasi islam, agar mereka melupakan pencipta dan agar mereka mengurangi waktu untuk mempersiapkan kematian. 

Tidak ada pilihan untuk pacaran, yang ada hanya jomblo atau menikah. Jika masih ingin berprestasi dan berbakti kepada kedua orang tua, maka menjomblolah, tapi jika ingin membangun surga dan menyempurnakan separuh  agama maka menikahlah, dan jika ingin menikah  tapi belum punya modal maka jaminkanlah BPKB motor anda ehh salah, maka berpuasalah, karena sesungguhnya  berpuasa bisa menjadi benteng hawa nafsumu. 
Salam pemuda muslim. 

Syukron, 11 Maret 2017 di - Teras BM.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Info Gaib
AUTHOR
31 October 2017 at 23:14 delete

KISAH NYATA : La.musah Rumbia Dari Kota Manado

Assalamu'Alaikum" Wr'Wb...Perkenalkan Nama saya la.musah rumbia, asal Kecamatan, Bunaken Kepulauan,Provinsi Sulawesi Utara.
Puji tuhan terimah kasih KH.FHATULLA HARUN atas nomor yang KH.FHATULLA HARUN kasih kesaya ini yang pertama kalinya kami
menang togel 4D .modal usaha kami sebelumnya habis semua gara-gara togel,tapi atas bantuan angka jitu Pak,Haji saya akan
buka usaha saya kembali.tapi sebenarnya kami juga hampir putus asa karna persyaratan dari yang menbayar maharnya terlebih
dahulu sebesar Rp 1 juta tapi kami berusaha pinjam kiri kanan untuk menyelesaikan persyaratan yang diminta sama beliau dan
akhirnya saya dapat angka jitu dari KH.FHATULLA HARUN dan tembus langsung 4D yaitu 0202 dan allhamdulillah saya dapat Rp 117
juta,bagi teman-teman yang punya masalah keuangan ingin Cepat Kaya silahkan hubungi KH.FHATULLA HARUN di nomor, 085-217-085-317
sebenarnya kami sering main PARA NORMAL di internet,baru kali ini ada yang kasi nomor jitu yang tembus, yaitu,Pak,Haji KH.FHATULLA HARUN saya jamin 100%
tembus karna kami sudah buktikan sendiri,silahkan teman-teman buktikan juga sendiri, ATau Kunjungi Situs Beliau Klik=>> Pesugihan Tanpa Tumbal Asli Tahun 2017 | Uang Gaib | Dana Gaib | Uang Balik Nabi Sulaeman Itu kisah nyata dari saya tanpa rekayasa Teman2,Terima Kasih Dan Semoga Jadi Pemenang Berikutnya,AMiin....Wassalam

Reply
avatar

Like this ya