Ikhlas Itu

21:46 0
Percaya bahwa setiap gerak dan tindakan akan menuai hasil.  Apapun itu.  
Ikhlas Inside

Jika anda bisa bangun pagi dan mengatur seluruh jadwal kegiatan di pagi itu,  maka hari anda akan terjadwal dengan baik. Memikirkan kemungkinan masalah atau apapun yang berada dalam kendali kita,  agar bisa tercipta solusi sebelum kejadian. Jika hari sudah terjadwal dan maka akan menghasilkan waktu yang lebih efisien.  Beda halnya dengan orang yang bangunnya jam 8 keatas, pasti akan kelabakan hasilnya.  Selain kehilangan berkah subuh dan pagi.  
Jika kita memperdaya diri untuk melakukan segala aktifitas yang tidak bisa terhandel dengan waktu yang sempit,  akan membuat beberapa keadaan menjadi terpending bahkan bisa batal. 

Back to ikhlas,  ingin berbagi cerita saja,  sebenarnya ikhlas itu yang bagaimana ? Apakah hanya memberi begitu saja lalu tidak mengingatnya kembali atau memberi sambil mengingat untuk kenangan di hari tua,  atau memberi dan memamerkannya kepada orang lain bahwa ia seorang yang suka memberi.

Ada seorang sahabat yang melakukan segala aktivitasnya tanpa beban,  dia tidak memikirkan apa yang ada dan apa yang akan terjadi diluar ketika bersama dengan sahabatnya,  meskipun mungkin aslinya dia punya jadwal lain yang akan dilakukan.  Tapi dia berusaha untuk tidak menampakan wajah atau gerak gerik gelisah.  Mungkin dia tidak enak,  atau bagaimana.  Yang pasti dia ikhlas dengan perahabatannya.  Dengan siapa dia sekarang dan bisa mengatasi masalahnya.  

Sahabat itu luwes, kala sedekah dia tak sekalipun ingin dilihat.  Selalu bersembunyi kala melakukan amal baik, sholat malamnya selalu dijaga, dhuha pun terlaksana dengan baik tapi dia tak pernah pamer.  Ia hanya meyakini bahwa yang dia lakukan tidak sia sia dan pasti ada hasilnya.  Meskipun dia memiliki hajat,  tapi dia tidak mengorbankan sholatnya untuk memenuhi hajatnya itu.  Dia sholat hanya sebagai statusnya sebagai hamba yang menyembah penciptanya.  

Apakah itu yang namanya ikhlas? 

Coba kita telusuk lagi,  ada sahabat pula yang kelakuannya dalam beribadah sama,  tapi dia menceritakan ibadahnya itu kepada orang lain, dengan tujuan pamer dan ingin disebut sebagai orang alim. 

Apakah itu yang namanya ikhlas? 

Ada pula yang kelakuannya dalam beribadah sama,  tapi dia menceritakan ibadahnya itu kepada orang lain / sahabatnya,  dengan tujuan mengajak dan memotivasi. Serta dia senatiasa menajaga diri dari perilaku riya (pamer) 

Apakah itu yang disebut ikhlas ?

Dari ketiga kondisi diatas bisa kita petik hikmah bahwa ikhlas adalah melakukan segala hal yang menjadi kebutuhan,  bukan tuntutan.  Agar hati senang melakukannya dan fisik / raga pun ringan melakukannya.  Tentunya ikhlas bukan semata mata melakukan sesuatu dengan cuma cuma tanpa mengaharapkan apapun.  Begitupun dengan beribadah kepada sang maha pencipta,  bukan karena tidak mengharapkan apa apa.  Sudah pasti kita mengaharapkan kasih ilahi,  lindungan darinya dan selimut nikmatnya yang begitu luas.  

#Alwaysikhlas dont stop hope. 

Makassar 10 Januari 2016

Suasana Sejuk di Leang Lonrong Pangkep

04:12 0
Sore itu,  kala pelajaran Komputer telah usai
kembali mereka saling menatap.  Ada yang duduk sambil bercanda, ada yang menyandarkan diri ketembok,  ada yang tengah asik menatap lahan persawahan dari lantai dua kampus, ada yang masih sibuk mengajar teman yang lain yang belum usai praktik  ada pula yang bingung entah mau melakukan apa.

Dari pada bosan,  mendingan membuat kisah hari ini.  Merajut cerita biasa hingga berkesan luar biasa apabila dikenang kelak. 

Tibalah usulan dari beberapa teman untuk jalan bareng. Sebenarnya usulan ini sudah selalu disediakan disetiap jam kosong. Jalan / makan (baca: dibarengi) adalah salah satu ciri khas yang tidak bisa ditiadakan dalam sebuah persahabatan. Meskipun hanya sebuah pertemanan.  

"Masa muda adalah masa yang berapi api" kayak lirik lagu aja. 
Syahh.  Memang benar,  masa muda adalah masa kobarn semangat itu muncul dan dibalik masa muda itu selalu ada rasa untuk mencicipi hal baru.  Asalkan hal baru ini posotif loh.  Mencicipi hal baru tidak menutup kemungkinan untuk mengunjungi tempat yang baru pula.  Asalkan ada referensi dari beberapa media / teman.  Jadilah kita berangkat ke tempat yang telah disepakati hari itu. Wisata Leang Lonrong terletak di kabupaten Pangkep, Tonasa 1. Rutenya sama apabila menuju pendakian gunung bulusaraung dan juga wisata Sumpangbita.  Tapi lokasi ini adalah yang paling dekat,  berjarak sekitar 7 km dari jalan poros pangkep makassar.  

Beberapa teman sudah pernah berkunjung ketempat ini,  tapi ini baru kali pertama bagiku.  Ketika memasuki lorong kekiri,  tampak di sebelah kiri dan kanan jejeran gunung batu karst.  Diselingi ladang persawahan warga.  Juga terdapat beberapa bongkahan batu ditengah tengah sawah warga.  Entah bagaimana caranya mereka mengolah tanahnya,  tapi menurutku itu cukup rumit karena letak batu batu itu yang berdekatan dan begitu banyak. 

Yah,  sebelum memasuki kawasan wisatanya,  akan ada suguhan sungai dengan air yang begitu hijau, sangat sejuk kelihatan.  Apalagi menatapnya pas puasa,  akan berkurang dahaga apabila berada di tempat ini. 

Tibalah kami digerbang leang lonrong.  Terlihat rumah panggung dengan jejeran motor didepannya.  Juga ada sebuah warung yang ternyata itu adalah lokasi pembelian karcisnya.  Biaya masuk yang tergolong sangat murah yaitu kisaran Rp.  2000 untuk satu orang.  Lokasinya memang tidak terlalu mewah,  karena warga sekitar kabupaten pangkep memanfaatkan tempat ini untuk mandi,  berenang sekaligus berwisata saja.  Beberapa dari pengunjung yang pada hari itu minggu 03/01/2016 membawa rantangan untuk disantap bersama keluarga mereka.  

Jalan setapak terbuat dari beton, hingga memudahkan pejalan kaki untuk mengakses leang (mulut gua). Setelah mencapai lokasi inti.  Cepret.  Gambar pun dengan sigap masuk di memori telephone. Dari pengunjung yang kira kira kisaran seratusan lebih itu ada yang menikmati jagung bakar,  bekal mereka,  ada yang berenang sambil menggunakan ban karet yang disewakan,  ada yang hanya sekedar selfie ada juga yang hanya berendam tanpa melakukan apa apa (meditasi kali). 

Pemandangan alami pun terasa.  Dari beberapa tempat peristirahatan yang tersedia,  kami memilih untuk berada di mulut leang.  Sembari menelusuri leang yang berjarak beberapa meter kedalam.  Gelap,  dengan suara gemuruh air.  Itu yang kami rasakan.  Tekstur gua sangat menarik,  hingga kami dihadapkan pada sebuah batu yang menampakkan kilauan berlian apabila terkena cahaya. Tak lupa kembali menjadikan batu itu background untuk foto. 

Kami tak sempat menikmati dinginnya air dengan mandi karena hari sudah sore.  Akhirnya kami memutuskan untuk kembali.  Dari 4 rencana kunjungan hanya dua yang terealisasi.  Lapangan golf dan sumpang bita ditunda dulu karena waktu yang terbatas.  Break untuk sore ini rumah ridwan yang ada tidak nauh dari lokasi ini "Dusun Majannang Pangkep" menikmati beberapa suguhan kue manarik untuk mengisi perut yang sedari tadi lapar ini 😁 😆.

Pangkep,  03 Januari 2016

Resolusi 2016 - Terus Berharap

17:39 2
Ada begitu banyak kenangan di tahun tahun yang telah berlalu, berbagai kisah, pengalaman, pencapaian, harapan (yang tercapai dan belum tercapai), impian yang tertunda, dan berbagai cerita ajaib yang meracuni tubuh, hingga racun itu dinetralisir oleh air kelapa yang menyegarkan dahaga. 

Tahun yang telah berlalu, menjadikan banyak kisah yang menjadi pembelajaran. Semakin tua umur kita, semakin banyak pula pengetahuan yang diketahui. Begitupun dengan ibadah yang dilakukan. Semakin hari ibadah harus semakin kuat. 

"Ada beberapa resolusi yang harus tercapai tahun ini". Beberapa ungkapan dari teman. Sebenarnya resolusi itu apa sih?. 
Resolusi adalah tujuan atau sesuatu yang hendak dicapai ditahun tahun kedepan. Dengan adanya tujuan, maka kita akan tahu apa yang harus dilakukan. Dengan kita mengetahui tujuan hidup kita didunia untuk menghamba kepada Allah, mengikuti sunnah rasul dan berpedoman kepada al-qur'an, kita akan mampu menangkap yang hal hal positif dan tidak salah langkah dalam memilih pillihan. Sebab, disetiap tahun tantangan hidup kita akan selalu berubah, semakin meningkat dan semakin melatih kesabaran. 

Resolusi adalah hal yang mampu menggerakkan kita kearah yang lebih baik dari hari dan tahun sebelumnya. Resolusi bisa dimulai dari hal terkecil, semisal bisa bangun pagi.
Resolusi 2016 : Bisa bangun Pagi
Bangun pagi adalah hal yang kurang menyenangkan bagi sebagian orang yang tidak mengetahui berkah subuh, dan tidak menghargai waktu. Berleha leha dikamar dengan guling dan selimut, Sampai telat ngantor, telat ngampus atau yang masih sekolah. Kepepet dan panik akhirnya.

Ada begitu banyak resolusi yang bisa dilakukan oleh seseorang, sesuai keinginan dan terget yang ingin diraih. Target itu harusnya relevan dengan kehidupan kita, tidak terlalu mewah dan tidak terlalu menggantungkan harapan kepada hal yang mustahil dan tidak menghasilkan banyak kebaikan bagi diri sendiri, atapun bagi ibadah kita. Semisal resolusi dibawah ini :

Resolusi yang simple

Semua cita cita tercapai. Asalkan disertai dengan kerja keras, ketekunan, dan ikhtiar. Cita - cita besar membutuhkan banyak pengorbanan, baik waktu, materi dan tenaga (fisik dan mental). Resolusi kedua pada gambar tersebut, adalah kebutuhan kaum hedoisme. Yang aktif di jejaring sosial membutuhkan resolusi tersebut, apalagi berbicara masalah ketenaran dan kepopuleran. Semoga dikabulkan harapan - harapan mereka untuk menjadi seperti artis *hehehe. 

Resolusi harusnya sejalan dengan status kita, dimana kita berada dan bidang apa yang kita geluti, Pastinya Resolusi untuk punya perlengkapan ski salju tidak mungkin harus diresolusikan oleh kita orang indonesia, karena Indonesia tidak terdeteksi akan turun salju di 2016 ini. Resolusi menghasilkan transformer baru tidak harus kita pikirkan jika kita bergelut di bidang akuntansi. Kalau resolusi nikah tidak diharamkan di belahan dunia manapun *hehehe.

Resolusi 2016
Segala tujuan dan harapan itu mudah mudahan tercapai oleh orang orang yang mempublikasikannya, sebagaimana pesan dalam buku ust. Yusuf Mansur ; Umur manusia tidak cukup untuk mempelajari semua ilmu, maka pelajari yang paling penting dari hal yang penting. Tekuni bidang ilmu yang sedang anda lakukan, kelolah kemampuan anda untuk menghasilkan anda yang seutuhnya. 

Ada beberapa resolusi menarik yang saya temukan di instagram (hastag : #resolusi2016). Jika kita ingin mengambil dna mengikuti beberapa resolusi terbaik itu tidak apa - apa. Asalkan seperti yang telah saya katakan tadi, Resolusi itu sesuai dengan kemampuan anda sendiri. Kalau saya pribadi, punya segudang resolusi 2016 yang hendak dicapai. Semoga kesampaian, Beberapa saya ingin bagi kepada sahabat :

- Tahajjud minimal 10 kali sebulan
- Dhuha minimal 20 kali sebulan
- Full sholat setahun
- Minimal 1 kali khatam al-qur'an setahun
- Mampu mengatasi Manajemen keuangan
- Menghasilkan satu novel.
- Beliin mesin cuci buat ibu. 
- IPK minimal 3.00
- Traveling (B, T, M, G)
- dll (Konsumsi sendiri)

Beberapa resolusi itu akan tercapai dari dukungan kerabat sekitar. Resolusi yang paling utama dalam hal ibadah, dan penghambaan kepada Allah Swt, karena tanpa nafas, dan kekuatan yang diberikan resolusi dan segala harapan tidak akan ada artinya. Sadar diri kepada hal yang harusnya dihilangkan dan segala kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan, saatnya berevolusi dari ultramen ke ultramen raksasa. *eh. berevolusi dari hal yang biasa ke hal yang luar biasa, dari iman yang biasa saja menjadi iman yang lebih bertakwa. Tetap semangat dan keep calm. Ganbatte bede.!

Home, 03 Januari 2016

Last Trip to Wisata Air Terjun Lacolla, Cenrana Maros

08:13 1
Air Terjun Lacolla Camba Maros
Subhanallah. Kata itu yang sempat terucap ketika melihat pemandangan menakjubkan dari air terjun tujuh susun ini. Wisata Lacolla seketika terpikirkan di hari terakhir libur 29 Desember 2015 ini.  Setelah melihat beberapa gambar dengan hastag #lacolla #waterfall di beberapa instagram sahabat, saya jadi tertarik ketempat ini.

Bersama Halim, Titi, Mas'ud dan Evi. Kami berangkat  ba'dah duhur dari Bantimurung. Meskipun hari itu hujan, semangat kami tetap seperti biasanya. Hujan adalah rejeki dari ilahi yang sepatutnya disyukuri bukan dikeluhkan. Dari hujan itu, melahirkan beberapa resolusi, seperti hadirnya jas hujan (mantel) jadi bersyukurlah.

Sempat beberapa kali dihantui niat untuk membatalkan trip ini. Tapi saling menyemangati terlampau sering menjadi obat kuat bagi yang berhati lemah. Akhirnya perjalanan pun dilanjutkan, dan sempat makan siang di wrumah makan bu' Fatimah, guru sekolah dulu. Dari situ sekitar pukul setengah tiga kami berangkat.  dengan bertanya kepada beberapa orang yang kami temui akhirnya kami pun dapat lorongnya.

Letak Air Terjun Lacolla
Air terjun Lacolla terletak di salah satu kawasan yang sangat asri di kabupaten Maros. Camba, daerah gunung dengan cuaca dingin dan pemandangan hijaunya. Sangat banyak misteri tempat tempat menarik di daerah ini. Baik untuk camping, hiking, Hangout, Sejarah, mistis dan yang paling menarik bisnis dari hasil pertanian, hutan, kayu dan tanahnya. kebanyakan masyarakat sekitar berprofesi sebagai petani disini, sambil memelihara beberapa jenis hewan ternak. 

Wisata Lacolla ini tepatnya berada di dusun Malaka, Desa Cenrana Baru, Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. Untuk menuju tempat ini di jl. Poros Maros - Bone, setelah melewati pasar Bengo dan Lapangan.akan ada papan nama gerbang emas di bagian kanan dari arah Maros. 
Gerbang Emas, gerbang masuk Lacolla.

Silahkan masuk pada kawasan tersebut. Awalnya anda akan disambut dengan jalan dengan gerigi batu putih, tapi pada bagian atas jalanan mulus segera menyambut. Menurut informasi yang kami terima hari itu. Jarak dari jalan poros ke lokasi air terjun sekitar 9 km. Tapi itu tak menyurutkan semangat kami. Kondisi jalan dengan tanjakan dan turunan cukup menjadi pewarna perjalanan kami.

Apa yang bisa dinikmati di wisata Lacolla?

Kampung yang asri di jarak yang jauh

Karena hujan baru saja usai, bau basah dari pepohonan dan atap seng warga yang ada disekitar jalan masih hangat terasa. Disana juga dapat disaksikan beberapa warga yang membawa buah buahan (pisang dan ubi) dari hasil kebunnya. Meskipun jalanan tak semuanya mulus, perjalanan kami dapat dinikmati dengan sedikit candaan di perjalanan, tak lupa mengabadikan beberapa moment ketika melintasi gerbang masuk di kawasan pemukiman penduduk desa Cenrana Baru. 

Gerbang Desa Cenrana Baru - Menuju Lacolla
Disana disaksikan gunung yang lebih dekat dari pandangan mata kami sebelumnya. Berselimut putihnya embun lekas hujan. dan akrabnya rumput hijau bersama sapi dan kuda yang berpijak padanya. Memasuki kampung di beberapa dusun ini, suasana keakraban begitu terasa, meskipun kami tidak bergabung dengan mereka kami dapat menyaksikan dari beberapa kumpulan anak - anak, orang tua, remaja, pemuda dan ibu ibu di kampung itu. Susunan rumah mereka rapi, dengan warna hidup dari cat nya.  Sungguh damai kampung ini, pasti dipimpin oleh pemimpin yang kreatif dan inovatif. Bagaimana tidak, lokasi yang begitu jauh untuk mendapat jangkauan modernisasi, tapi jalan setapaknya sudah beton, tatanan rumahnya begitu rapi, setiap rumah memiliki prinsip yang harus dijaga dari patok depan rumahnya. Kesan religius juga nampak dari kampung ini, dengan adanya masjid di tengah tengah kampung membuat beberapa dusun disini saling bersahabat dan saling menjalin silaturahmi.
Pemukiman Warga Malaka

Beberapa papan petunjuk menuju Lacolla

Air Terjun yang masih alami

Ada beberapa papan petunjuk arah menuju lacolla. Meski begitu kami tetap saja bertanya untuk memastikan, karena ada beberapa jalan pertigaan yang membuat kami bingung. Setelahsekitar 9 kilometer terlampaui, akhirnya  sampai pada jalanan yang tidak berbeton. inilah jalur sebenarnya yang harus kami lalui. Dengan rindangnya pepohonan dan tanah merah yang lengket karena basah menjadi rintangan kami, selain itu jalanan yang sedikit terjal membuat kami berlari lari kecil dan saling bahu membahu menggapai lantai dasar dari suara gemuruh air terjun.

Masih terlihat beberapa pengunjung yang baru saja menikmati alaminya lacolla. Untuk yang bertanya apakah tempat ini gratis, Iya memang tidak ada gerbang untuk loket pembelian karcis di wisata ini. Karena letaknya yang belum dijarah pemerintah menjadikan tempat ini masih gratis. Gratis untuk pemandangan yang seindah ini. Kita tak perlu membayar untuk menikmatinya, cukup menjaga dan memeliharanya. 

Sore itu, bersama hembusan derasnya gemuruh air yang jatuh menimpa batu batu besar yang ada dibawahnya. Menjadikan hari ini begitu berkesan dan berarti untuk diabadikan. ceprek, ceprek, tak lupa kami lakukan untuk mengabadikan moment indah ini. Dengan membawa sedikit cemilan, menikmati indahnya air terjun yang bersusun ini menjadi lengkap. Lelah diperjalanan seolah terbayar setelah merasakan dingin dan sejuknya air disini. 

Batu besar menjadi penghias sungai ini
Cuaca yang dingin sangat asik jika membawa hammock, menggantung dibeberapa sisi batang pohon dan tidur sejenak bisa melepas lelah anda. Saya pikir kami adalah pengunjung terakhir, ternyata masih banyak lagi pengunjung yang baru tiba, ada yang hanya sekedar menikmati pemandangan, mandi dan adapula yang camping disekitar wilayah ini. 

Setelah puas mengambil gambar dan menikmati hempasan air, kami pun kembali dengan menggenggam pengalaman dan merekam pemandangan dalam retina. Semoga tempat ini tetap asri dan alami, tanpa dirusak oleh tangan jahil manusia modern. 

Standing on stone


Aliran Sungai dari Air terjun

Sohib Tekaje Class





The last trip in december.
Syukron 29, Des 2015

Tamangura Bosowa dan Lokasi Peledakan Gunung Batu Bosowa

21:36 1
Bosowa Maros
Berlari selepas ngampus.  Sampai mengeluarkan Jurus.  Tapi tak mulus.  Meski begitu kita tetap Tulus.  😁😆.
Ya,  Tamangura adalah salah satu lokasi favorite kami kala ingin berada dan menikmati ketinggian.  Bukan pada gedung bertingkat seperti di Los Angeles,  tapi pada sebuah gunung.  Tamangura sebutannya.  Anda bisa menyatukan paket jalan jalan anda dari Rammang Rammang ke Tamangura karena jarak yang dekat dengan lokasi wisata kab.  Maros (Rammang-Rammang).   Anda akan melalui jembatan dan menyaksikan wisatawan mengendarai perahu ke rammang rammang. Anda bisa menikmati pemandangan lahan pertanian, rumah warga, pepohonan,  gunung batu,  gedung pencakar langit yang ada di Makassar,  pulau terdekat, laut dan masih banyak lagi. 

Kabupaten  Maros berada dalam kepalan tangan anda setelah mendaki kurang lebih 5 menit.  Tidak perlu waktu berjam jam bahkan berhari hari untuk menikmati pemandangan seindah ini.  Dakiannya pun bersahabat tidak perlu memakai sepatu khusus.  Asalkan bukan highils 😲.

Sebelum mencapai puncak, akan ada suguhan air alami dari sela bebatuan.  Mengalir ke bawah dengan tingkat kesejukan yang merasuk ke jari jari ketika membasuh tangan.

Sebenarnya lokasi ini sudah sering kami jadikan pelepas penat.  Tapi baru kali ini punya kesempatan untuk dishare. Letaknya di Kampung Samariga Desa Baruga.  Selain keindahan, Kita juga bisa merasakan kesan sakral di tempat ini.  Masyarakat sekitar menjadikan tempat ini untuk siara,  baik bagi pengantin baru,  maupun pada hari hari tertentu.
Sejarahnya Tamangura ini.  Saya dapat dari teman yang tinggal disekitar sini (Adi).  Konon katanya, di gunung ini dahulu ada beberapa orang yang membawa sapi dan kemudian mendorongnya, entah karena hal apa,  tapi masyarakat sekitar percaya bahwa sapi yang didorong tadi kembali. Keatas gunung dan kemudian menjadi batu.  Itu yang menjadikan batu ini kekal dan tak pernah jatuh meskipun sudah berada pada tepi gunung.  Tidak ada penahan ataupun pengganjal pada bagian depan dan belakangnya.  Juga tidak ada tali yang mengikatnya.  Itu salah satu bukti kekuasaan Allah.  Meskipun ada ledakan dari pabrik semen Bosowa.  Batu itu tetap bertahan dan tidak jatuh. 

Tamangura


Berbicara tentang semen.  Hari itu kami juga berkunjung ke lokasi peledakan batu yang dijadikan bahan dasar cipping dan semen. Setelah berkunjung ke rumah akbar yang ada di desa Bungaeja kec.  Bantimurung.  Kami menyempatkan diri untuk mengambil beberapa gambar *bukan selfie. Dilokasi yang dulunya sebuah gunung batu ini saat ini datar dengan dua mobil caterpilar dan beberapa batang pohon bekas ledakan.  Batu yang ada dijung pandangan terlihat retak membentuk sebuah rangkaian yang bisa dijadikan latar belakang berpose 😊. Cadangan gunung batu di Maros sangat banyak, semoga saja tidak habis, dan terus bermanfaat bagi peradaban ummat manusia.

Bekas Peledakan gunung batu
Masih ada mobil CAT menggali bebatuan
Pengikisan gunung Batu untuk dijadikan marmer
Selain melihat lokasi peledakan batu itu.  Juga terlihat proses pembuatan batu cipping menggunakan alat yang tidak saya ketahui namanya *lupa bertanya.  Di bagian kanan terlihat potongan gunung yang sangat mulus.  Itu lokasi pembuatan batu marmer.  Sangat menarik,  gunung batu itu menyerupai keju yang terpotong. Marmer itu dijadikan beberapa bahan jadi seperti keramik, asbak, hiasan patung dll.  Dikiri dan kanan perjalanan terlihat beberapa bekas galian mobil yang membentuk danau danau kecil akibat hujan,  airnya bersih dan menghijau.  Ternak masyarakat bebas merumput disana.  Selain itu asap dari pabrik proses pengolahan semen bosowa tak lepas dari pandangan.  Hingga atap rumah warga terlihat berkabut.  Mungkin karena debu pabrik. Debu tersebut terlihat sangat parah menutupi kala musim kemarau.  Untung saja hujan saat ini bisa membantu membersihkan atap rumah warga.
Ala2 Fotografi

Latar belakang ledakan batu

Akhir Kisah, Perjalanan hari ini ditutup dengan senja di pelupuk barat yang kami saksikan dari atas Tamangura. Dibawah gumpalan awan bercermin air dipersawahan..
Senja di Tamangura
Chua'-Nawir-Budi-Syukur 

Ucapan dan Doa bagi Remaja / Pemuda Islami

16:08 1
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Ada banyak cara hidup yang dijalani orang orang jaman sekarang, cara hidup yang sesuai dengan keyakinan dan pandangan mereka. Ada yang memilih hidup bermewah mewahan, dan menganut prinsip liberalis, ada yang memilih hidup gaul dan menjauhkan agama, memilih bahasa gaul bahasa keren buat dijadikan pedoman. Ada juga yang sadar diri sebagai ummat islam dan menggunakan bahasa islami sebagai remaja / pemuda islam.

Keyakinan seseorang bisa terbaca dari caranya bertegur sapa dan berbicara. Maka dari itu, cerminan pribadi yang baik adalah lisan yang bisa saling menasehati kejalan kebenaran. Seperti yang dikutip dalam surah al-ashr berikut ;

Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran. (Al ‘Ashr: 1-3)
Di setiap saat, sebagai ummat islam kita selalu berada pada moment moment tertentu yang mengharuskan kita memberikan ucapan lisan, selain sebagai sapaan, juga merupakan doa mustajab. Beberapa kata / sapaan islami itu bisa dilihat dibawah :
=> Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Artinya : “Semoga diberikan keselamatan atasmu” Diucapkan ketika bertemu dengan seorang sahabat atau memulai suatu pembicaraan . Dari Imran Ibn Hushain radhiyallahu ‘anhu berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu mengucapkan “Assalamu ‘alaikum”. Nabi menjawab salam itu, lalu orang itu duduk. Nabi berkata, “sepuluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain dan mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”. Nabi menjawabnya, lalu orang itu duduk dan Nabi berkata, “Dua puluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain lagi dan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh”. Nabi membalas salamnya lalu dia duduk dan Nabi berkata, “Tiga puluh (kebaikan).” (HR. Abu Daud)
=> Laa tahzan, innallaaha ma’anaa
Artinya : “jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”
Nasehat untuk sahabat muslim yang sedang bersedih hati, semoga Allah memberikan jalan keluar untuk masalahnya.Juga sebagai penyemangat kepada sahabat, bahwa dia tidak pernah sendiri, selalu ada allah yang bisa dijadikan pegangan, dan nabinya dijadikan pedoman.
=> Laa taghdhob fa lakal jannah
Artinya :“janganlah marah, maka surga bagimu”
Nasehat untuk sahabat muslim yang sedang marah, semoga Allah menenangkan hatinya. Dan membekukan amarahnya.
=> Allaahumma shayyiban naafi’an
Artinya : “ ya Allah, semoga hujan ini membawa manfaat”
Di ucapkan ketika turun hujan. Bukannya mengeluh karena kegiatan yang direncanakan gagal karena hujan. Tapi selalu bersyukur atas karunia hujan yang Allah berikan.

=> Syafakillah/syafakallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman
Artinya : “semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya”.
Diucapkan ketika mendengar atau menjenguk sahabat yang sedang sakit. Juga bisa diucapkan kepada sahabat yang sedang dilanda galau (sakit hati) dan gunda gulana.
*Syafakallah (ditujukan untuk sahabat lelaki) *Syafakillah (ditujukan untuk sahabat perempuan)
=> Syukran (Bukan nama saya J )
Artinya : “terima kasih”.
Di ucapkan ketika mendapat kebaikan dari sahabat.
Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukran (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?, Beliau menjawab: Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu.” Dan pada Allah-lah terdapat kemenangan.
=> Jazaakumullah Khairan Katsiran
Artinya : “Semoga allah membalas kalian dengan kebaikan yang banyak”.
Diucapkan kepada sahabat yang telah memberikan kebaikan atau berkorban untuk kita. Selain dari ucapan syukran.
=> Jazaakumullah Ahsanal Jaza
Artinya : “Semoga Allah membalas kalian dengan balasan yang terbaik”.
Diucapkan ketika mendapatkan kebaikan dari sahabat atau orang lain sebagai ucapan terima kasih.
Ada beberapa ketentuan dalam mengucapkan jazakallah: * Jazaakallahu khairan (engkau, lelaki) * Jazaakillahu khairan (engkau, perempuan) * Jazaakumullahu khairan (kamu sekalian)
Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : Jazaakallahu khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi).
Ketika ada sahabat kita yang mengucapkan jazaakallahu khair biasanya di jawab dengan waiyyak (dan kepadamu juga)” atau “waiyyakum (dan kepada kalian juga), dan bisa juga di jawab dengan ucapan yang serupa yaitu Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu) ini lebih utama.
=> Barakallahu fiik
Artinya: “Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu”.
Diucapkan ketika sahabat sedang berbahagia dan yang sedang mendapat kesuksesan.
Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barakallahu fiikum atau Barakallahu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakallah” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)
=> Barakallah fii umrik
Artinya : “semoga Allah memberikan keberkahan atas umurmu”.
Diucapkan kepada sahabat yang milad, sebagai tambahan doa untuk umur baru yang akan diembannya.
=> Barakallaahu laka wabaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khair
Artinya: “Mudah-mudahan Allah memberkahi untukmu, dan memberkahi atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan”.
Doa yang di ucapkan kepada kedua mempelai yang baru saja melangsungkan pernikahan.
=> Allahummaghfirlahu, warhamhu
Artinya: “yaa Allah, ampunilah dia, dan kasihinilah/ rahmatilah dia.” 

Diucapkan


kepada sahabat yang sedang kesusahan. Baik untuk yang dibully maupun yang ngebully.
=> Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un

Artinya: “Sesungguhnya semua yang berasal dari Allah akan kembali kepada Allah”
“Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah lalu mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, ya Allah berilah aku pahala dari musibahku ini dan berilah untu...kku ganti yang lebih baik darinya, melainkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikannya pahala pada musibahnya tersebut dan memberikan ganti untuknya dengan sesuatu yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim).
Di ucapkan ketika ada sahabat yang mendapat musibah.
Semoga kata kata, ucapan dan doa diatas bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Juga bisa saling mengingatkan kepada sahabat muslim kita yang lainnya. Jadikan kebiasaan islami, Nilai - nilai islam terus berkobar kepada hati remaja dan pemuda islam. Agar mereka tidak terpengaruh kepada modernisasi yang salah arah. Jadilah pengayom bagi saudara dan sahabat kita untuk terus sadar diri sebagai "hamba".

Like this ya